Just another WordPress.com site

PERMAINAN DAN OLAHRAGA (BULU TANGKIS)

A. Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis
1. Teknik Memegang Raket
Pegangan (handle) raket bulu tangkis dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian atas dan bagian bawah.
Fungsi dari kedua macam pegangan itu dibedakan menurut pukulan yang dihasilkan. Pegangan raket bagian atas akan menghasilkan pukulan yang bersifat halus dan lembut, sedangkan pegangan raket bagian bawah akan menghasilkan pukulan yang bersifat keras.
Secara mekanika, pegangan raket di bagian atas akan menghasilkan gaya kecil, maka sebaiknya, pegangan ini digunakan untuk melakukan permainan di depan net dan servis pendek dalam permainan ganda, sedangkan pegangan raket di bagian bawah dapat lebih bebas untuk segala macam pukulan.
Kesalahan di dalam memegang raket akan cenderung membentuk tipe permainan dan akan sulit pula untuk diperbaiki. Untuk itulah sejak awal belajar, pengenalan, fungsi pegangan, dan cara memegang raket bulu tangkis perlu diperhatikan.
Teknik atau cara memegang raket dibedakan menjadi empat macam, yaitu:
a. Cara forehand grip
1. Cara melakukan
a. Letakkan raket di lantai dalam posisi miring, kemudian peganglah dengan cara bagian tangan antara ibu jari dengan jari telunjuk menempel pada bagian permukaan tangkai yang sempit!
b. Raket dipegang tanpa diubah-ubah, yang perlu diperhatikan disini adalah letak ujung ibu jari tidak melebihi dan tidak kurang dari telunjuk.
Perhatikan gambar pegangan di bawah ini!

2. Keuntungan dan kelemahan
Dilihat dari posisi tangan, cara forehand grip ini memberikan keuntungan dalam beberapa segi, yaitu:
a. Terjamin aman, karena raket dipegang dengan seluruh telapak tangan, pegangan terasa kuat dan tidak mudah terlepas.
b. Memudahkan pemain untuk melakukan pukulan terhadap bola yang datangnya di sebelah kanan badan.
c. Pemain tidak perlu memutar-mutar pegangan pada saat menerima bola pendek.
Kelemahan cara forehand grip sebagai berikut:
a. Ketika melakukan pukulan backhand memerlukan kekuatan pergelangan tangan dan sendi bahu yang luar biasa, serta memerlukan latihan khusus.
b. Lawan mudah mengantisipasi karena arah pukulannya mudah dilihat atau dibaca lawan.

b. Cara backhand grip
1. Cara melakukan
Backhand grip merupakan pegangan lanjutan dari pegangan forehand, yaitu dari forehand grip dapat beralih ke backhand grip dengan memutar raket seperempat putaran ke kiri, namun posisi ibu jari tidak seperti pada forehand melainkan agak dekat dengan daun raket atau cara memegangnya adalah dengan jalan menempelan penampang ibu jari pada permukaan tangkai raket yang melebar.
Perhatikan gambar pegangan di bawah ini!

2. Keuntungan dan kelemahan
a. Keuntungan pegangan ini adalah hasil pukulannya sulit diterka, karena bolanya sangat keras, juga terkontrol.
b. Klemahan pegangan ini adalah pemain kesulitan mengembalikan pukulan smash yang dating kea rah kanan badan atau tepat kea rah badan.
c. Cara pegangan kombinasi (combination grip)
Combination grip atau pegangan campuran adalah suatu cara memegang raket dengan mengubah cara pegangan raket sesuai dengan datangnya bola dan jenis pukulannya.
Pegangan campuran ini merupakan kombinasi antara forehand dengan backhand. Dengan cara kombinasi ini, pemain akan memiliki pukulan yang lengkap dan sulit dianalisa kelemahannya.
Perubahan cara pegangan ini tidak sulit dilakukan dari pegangan backhand dengan menggeser sedikit ibu jari ke kiri.
Cara memegang campuran ini hamper sama dengan cara forehand, tetapi raket dimiringkan dan tangkainya dipegang seperti pda saat berjabat tangan.
Perhatikan gambar peragaan di bawah ini!

2. Teknik Melakukan Servis
Pukulan servis merupakan pukulan awalan atau sajian bola pertawa sebagai permulaan permainan. Servis merupakan pukulan yang sangat menentukan dalam awal perolehan nilai, karena hanya pemain yang melakukan servis yang dapat memperoleh angka/nilai.
Servis yang baik adalah servis yang betul dan dapat mematikan lawan atau setidak-tidaknya dapat mengacaukan posisi atau kedudukan lawan.
a. Servis pendek (short service)
Servis ini dilakukan pada waktu bermain ganda.
Cara melakukan:
1. Berdiri dengan kaki kiri di depan atau kedua kaki dibuka selbar bahu.
2. Tangan kiri memegang bola di depan badan agak ke bawah, sedangkan tangan knan memegang raket di depan badan (untuk pemain yang tidak kidal)
3. Ayunkan raket dari belakang ke depan sehingga mengenai bola yang telah dilepas dari tangan kiri agar dapat menyeberang atau melewati net.
4. Dalam melakukan servis pendek ini hendaknya diusahakan agar jalannya bola sedekat mungkin dengan ketinggian net, sehingga akan menyulitkan lawan untuk mematikan bola.
Perhatikan gambar peragaan di bawah ini!

b. Servis tinggi (lob service)
Servis ini biasanya digunakan dalam permainan tunggal. Bola yang dihasilkan tinggi sampai k dekat garis belakan dan menukik tajam lurus k bawah. Oleh karena itu, pukulan lob service mmbutuhkan banyak tenaga.
Cara melakukan:
1. Berdirilah dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang agak lebar.
2. Ayunkan lengan yang memegang ralet dari belakang ke depan dengan disertai pukulan yang keras, sehingga pada akhir gerakan dari pukulan, raket berada di atas badan.
3. Ayunkan raket beserta perpindahan berat badan dari belakang ke depan harus dilakukan secara optimal.
4. Segera turunkan tangan kiri kembali saat bola terlepas dari tangan.
Perhatikan gambar peragaan di bawah ini!

3. Teknik Pukulan Lob/Tinggi
Pukulan ini harus melambung danjauh ke belakang daerah permainan lawan, untuk itu kita memerlukan tnaga yang cukup besar.
Pukulan lob dapat dilakukan, baik dari bawah maupun dari atas kepala. Pukulan lob merupakan pukulan yang sangat penting bagi pola pertahanan dan penyerangan.
Perhatikan gambar peragaan di bawah ini!

4. Teknik Pukulan Drive (Mendatar)
Pukulan drive adalah pukulan yang biasa digunakan untuk menekan lawan dan untuk mendapatkan bola-bola yang melambung, sehingga tidak sidak sempat menyerang. Cara melakukannya yaitu ambil dan pukullah bola dari samping badan pada ketinggian pinggang. Pukulan drive dapat dilakukan dengan forehand atau backhand.

Perhatikan gambar peragaan di bawah ini!
Puikulan bola dengan backhand.

Pukulan forehand di samping badan.

5. Teknik Pukulan Smash
Pukulan smash adalah pukulan yang dilakukan dengan kuat dan ke arah bawah lapangan lawan.
Pukulan ini datangnya harus cepat dan keras serta menukik, sehingga dapat mematikan lawan. Langkah ini untuk mendapatkan nilai (angka) atau memindahkan bola (shuttlecock).

Perhatikan gambar peragaan di bawah ini!

6. Teknik Memukul Dekat Net
Pukulan dekat net merupakan pukulan yang cukup sulit dalam permainan bulu tangkis, karena banyak memerlukan kecermatan dengan penuh perasaan atau feeling.
Beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam permainan net adalah:
a. Bola harus diambil dari atas atau setinggi mungkin,
b. Lambungan bola harus serendah mungkin dengan net,
c. Jatuhnya bola harus serapat mungkin dengan net
Perhatikan gambar peragaan di bawah ini!

B. Lapangan dan Peralatan Permainan Bulu Tangkis
sebelum bermain kita mengetahui bentuk lapangan dan peralatan untuk bermain bulu tangkis.
1. Lapangan Bulu Tangkis
Panjang : 13, 40 meter
Lebar : 6, 10 meter
Tebal garis : 3, 8 cm
Jarak antara net dan garis : 1,98
Servis pendek
Lebar petak samping : 46 cm
Lebar petak belakang : 78 cm

2. Net atau Jala
Lebar mata jala = 20 x 20 mm
Lebar net = 0,76 meter
Panjang net = 6,10 meter
Lebar pita = 5 cm
Panjang tali peregang = 10 meter
Tinggi net = 1,55 meter

3. Raket
Berat raket = 100 – 130 gram

4. Bola atau Shuttlecock
Jumlah bulu = 14-16 lembar
Panjang bulu = 54-64 mm
Garis tengah kepala = 15-28 mm
Berat bola = 4,73-5,50 gram

C. Cara Bermain Permainan Bulu Tangkis
Permainan ini dapat dilakukan oleh pemain putra dan putrid yang terdiri dari:
1. Permainan Tunggal
Pemainan tunggal (single) yaitu permainan yang dilakukan seorang lawan seorang.
Dalam permainan tunggal, seorang pemain harus mengetahui gaya-gaya atau tipe-tipe permainan lawan. Ada tiga gaya permainan yang sering muncul yaitu:
a. Gaya permainan yang mengutamakan unsure atau factor kekuatan dan kecepatan.
b. Gaya permainan yang mengutamakanb factor daya tahan dan keuletan,
c. Gaya permainan yang mngutamakan factor teknbik dan gerak tipu
2. Permainan Ganda
Permainan ganda (double) terdiri dari ganda putra, ganda putrid, dan ganda campuran.
Dalam permainan ganda, ada tiga system yang sering digunakan, yaitu:
a. Sistem berdampingan
b. System depan dan belakang
c. System silih berganti, yaitu kombinasi antara system pertama dan kedua
Keuntungan system berdampingan, yaitu:
a. Daerah kekuasaan tiap pemain terlihat atau tampak dan dibatasi oleh garis-garis yang jelas sehingga terhindar dari tabrakan antar pemain.
b. Mudah untuk dipelajari
c. Merupakan pertahanan yang kuat dan sukar ditembus oleh serangan lawan
Adapun klmahan system berdampingan adalah:
a. Pasangan lawan yang cerdik akan menekan yang lemah
b. Dalam formasi ini tidak dapat mnyerang secara efektif
Gambar formasi berdampingan:

Untuk system depan belakang itu biasanya dilakukan bila:
a. Salah satu anggota pasangan lebih kuat dari yang lain, maka pemain yang lemah berada di depan, sedangkan yang lebih kuat mengawasi seluruh lapangan bagian belakang.
b. Pasangan ingin terus-menerus melakukan pukulan-pukulan serangan.
Keuntungan system depan dan belakang adalah:
a. Pasangan lawan yang cerdik akan menekan yang lemah
b. Dalam formasi ini tidak dapat mnyerang secara efektif
Gambar formasi berdampingan:

Untuk system depan belakang itu biasanya dilakukan bila:
a. Salah satu anggota pasangan lebih kuat dari yang lain, maka pemain yang lemah berada di depan, sedangkan yang lebih kuat mengawasi seluruh lapangan bagian belakang.
b. Pasangan ingin terus-menerus melakukan pukulan-pukulan serangan.
Keuntungan system depan dan belakang adalah:
a. Merupakan formasi yang baik untuk menyerang,
b. Memungkinkan untuk mnyembunyikan pemain yang lemah di dekat net.
Sedangkan kelemahan system depan dan belakang adalah:
Lawan dapat mnyerang pemain belakang dari sisi kanan dan kiri yang hamper tidak memungkinkan bagi pemain belakang dapat menguasai semua pukulan yang dilancarkan lawan ke garis samping kanan maupun kiri.
Gambar formasi depan dan belakang!

3. Cara Menghitung Poin (Angka)
Dulu, nilai untuk putra 15 dan putrid 11 pada setiap set, sedangkan ganda putra dan putrid 15 pada setiap set. Saat inui dikenal system rally point dengan nilai 21 untuk setiap set.
Bila kedudukan 19-19 terjadi deuce, maka ditambah 3 angka untuk menentukan kemenangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s