Just another WordPress.com site

AKTIVITAS RITMIK

A. Teknik-Teknik Dasar Senam Irama
Teknik-teknik dasar dalam senam irama terdiri dari
1. Prinsip Dasar Latihan Senam Irama
Prinsip dasar senam irama, yaitu:
a. Setiap gerakan selalu diikuti gerakan mengeper, yaitu gerakan menekuk dan meluruskan lutut.
b. Setiap gerakan dalam senam irama, tumpuan berat badan selalu pada ujung kaki.
c. Pemindahan berat badan selalu mengikuti setiap gerakan.
Dengan memerhatikan prinsip-prinsip tersebut, akan tercipta gerakan yang tidak terputus-putus (kontinu).

2. Irama
Irama adalah sesuatu yang ajeg dan enak didengar. Irama yang sudah kita kenal, misalnya 4/4, ¾, dan 2/4.
3. Kelentukan Tubuh (Fleksibilitas)
Prinsip kelentukan tubuh dalam gerakan akan diperoleh melalui latihan. Latihan harus dilakukan dengan tekun dan disertai dengan kesabaran.
4. Langkah-Langkah Dasar Senam Irama
Langkah-langkah dalam senam irama yaitu:
a. Langkah biasa (looppas)
1. Sikap awal : berdiri, kaki rapat, dan kedua tangan lepas ke samping.
2. Hitungan Satu : kaki kiri melangkah, tumit diletakkan lebih dahulu di depan ujung kaki kanan.
3. Hitungan dua : ganti langkah kaki kanan.

4. Ingat,lutut harus mengeper dalam setiap langkah.

b. Langkah rapat (by trekpas)
1. Sikap awal : berdiri tegak, kaki kiri sedikit ke depan.
2. Hitungan Satu : langkahkan kaki kiri ke depan.
3. Hitungan dua : kaki kanan ke depan diletakkan sejajar dengan kaki kiri, lutut mengeper, kemudian disusul kaki kanan di depan, dengan gerakan yang sama.

c. Langkah depan (galoppas)
Sebelum melakukan latihan langkah depan, kita harus menguasai teknik langkah rapat. Cara melakukan langkah depan (galopas) yaitu:
1. Hitungan Satu : langkahkan kaki kanan.
2. Hitungan dua : kaki kiri menyusul dan kedua kaki melangkah bersamaan, kemudian dilakukan seperti awal, yaitu dengan kaki kiri melangkah lagi.

d. Langkah ganti (wisselpas)
1. Sikap awal : berdiri tegak
2. Htiungan Satu : langkahkan kaki kanan ke depan.
3. Hitungan dua : putar kaki kiri ke samping dengan tumpuan tumit, diikuti langkah kaki kanan.

e. Langkah Keseimbangan (balanspas)
1. Sikap awal : berdiri tegak, kaki kiri sedikit di depan
2. Hitungan Satu : kaki kiri melangkah ke depan
3. Hitungan dua : kaki kanan menyusul dan sebelum kaki kanan menapak kaki kiri mundur diikuti kaki kanan.
4. Setelah itu kaki kanan yang melangkah lebih dahulu diikuti kaki kiri.

f. Langkah samping (zypas)
1. Sikap awal : berdiri tegak.
2. Hitungan Satu : langkahkan kaki kanan ke samping kanan.
3. Hitungan dua : langkahkan kaki kiri merapat ke kaki kanan.

g. Langkah silang (kruispas)
1. Sikap awal : berdiri tegak kaki sedikit kangkang.
2. Hitungan Satu : kaki kiri disilangkan di depan kaki kanan.
3. Hitungan dua : kaki kanan melangkah ke samping kanan.

h. Langkah tiga (wallspas)
1. Sikap awal : berdiri tegak, kaki kanan di depan.
2. Hitungan Satu : langkahkan kaki kanan ke depan.
3. Hitungan dua : kaki kiri melangkah setengah langkah, tumit diangkat.
4. Hitungan tiga :kaki kanan melangkah setengah, tumit juga diangkat.
5. Selanjutnya dimulai dari awal dengan kaki kiri dahulu.
6. Pada saat melakukan langkah tiga, lutut tidak boleh ditekuk

i. Langkah pantul (kaatspas)
1. Sikap awal : berdiri tegak.
2. Hitungan Satu : kaki kiri melangkah ke depan, kaki kanan ditarik ke atas, mulai ujung kaki hingga lutut.
3. Hitungan dua : letakkan kaki kanan di tempat semula diikuti kaki kiri.

j. Langkah lingkar (huppelpas)
Cara melakukan langkah lingkar (huppelpas) yaitu:
1. sikap awal : berdiri tegak.
2. Hitungan Satu : kaki kiri melangkah ke depan.
3. Hitungan dua : angkat kaki kanan sambil ditekuk membentuk sudut 90 derajat.
4. Hitungan tiga : kaki kanan diletakkan.
5. Hitungan empat : angkat kaki kiri dan ditekuk membentuk sudut 90 derajat.

B. Rangkaian Gerak Berirama Beregu
1. Gerakan-Gerakan dalam Rangkaian tanpa Alat
a. sikap awal: tegak, langkah kaki kanan, kedua lengan ke samping, posisi berlutut, berguling ke depan, duduk lalu berputar.
b. Berdiri, berputar setengah lingkaran, lari dua langkah le depan, dilanjutkan split leaps.
c. Langkah ke depan 3 kali, putaran badan satu lingkaran, ayunan satu tungkai ke belakang dilanjutkan sikap seimbang (kapal terbang).
d. Langkah ke depan, badan membungkuk, badan dilentingkan ke belakang.
e. Lari dua langkah dengan walps steps, cut leap ke depan.
f. Langkah ke depan, arabesque kop, ayukan kaki ke depan.
g. Melangkah ke depan, melangkah dua kali bersama-sama loncatan “RSA” tolakan dua kaki mendarat satu kaki.
h. Putar badan, badan dilentingkan ke belakang.
i. Melangkah ke depan dua langkah, lakukan double pionette, berputar, sikap balet, dankembali tegak langkah kanan kedua tangan ke samping.
2. Ayunan Tangan dan Langkah Kaki secara Bervariasi Mengikuti Irama
Sikap permulaan: tegak langkah kiri, kedua lengan lurus ke depan.
Hitungan 1: ayunkan dua lengan ke belakang.
Hitungan 2: ayunkan kembali ke depan.
Hitungan 3 dan 4: putarkan kedua lengan melalui bawah di samping badan.
Hitungan 5,6,7 dan 8: latihan sama tetapi dengan arah kebalikan (lutut selalu mengeper).

3. Sikap PErmulaan Tegak Anjur Kaki Kiri, Kedua Lengan ke Samping Kanan
Hitungan 1 dan 2: putar kedua lengan di muka badan.
Hitungan 1: setengah lingkaran berakhir pada hitungan 2.
Hitungan 2: kedua lengan di samping kiri, kaki kanan diangkat lurus ke samping.
Hitungan 3 dan 4: putar kembali kea rah kebalikannya.
Irama: 4/4

4. Sikap Permulaan Tegak Anjur Kaki Kiri ke Samping Kiri, Kedua Lengan ke Samping Kanan
Hitungan 1 dan 2: putar kedua lengan satu setengah lingkaran di muka badan disertai galoppas ke kiri, putar badan ¼ ke kiri.
Hitungan 3: ayun lurus kaki kiri ke muka bersama-sama ayun kedua lengan ke belakang.
Hitungan 4: letakkan kedua lengan ke samping kiri.
Hitungan 5,6,7 dan 8: latihan sama, tetapi kea rah kanan dilakukan berulang-ulang.

5. Sikap Permulaan Tegak Langkah Kiri, Kedua Lengan Lurus ke Depan Memegang Tongkat
Hitungan 1: ayunkan kedua lengan ke samping kiri belakang.
Hitungan 2: ayunkan kedua lengan ke samping kanan belakang.
Hitungan 3: ayunkan kembali kedua lengan ke samping kiri belakang.
Hitungan 4: kedua lengan diayun ke atas samping kiri, kaki kiri maju serong ke kiri, sehingga sikap kaki kuda-kuda.
Hitungan 5,6,7 dan 8: seperti gerakan pada hitungan 1,2,3 dan seterusnya gerakan sebaliknya.
Lakukan berulang-ulang dengan irama 4/4

6. Latihan Gerak Senam Irama Menggubnakan Tongkat
Sikap permulaan: tegak anjur kaki kiri, kedua lengan ke samping kanan dengan memegang tongkat.
Hitungan 1: ayunkan kedua lengan ke kiri melewati depan badan.
Hitungan 2: kembali ayunkan ke kanan.
Hitungan 3 dan 4: ayun kembali ke kiri dan diputar ke kanan melewati depan kepala.
Hitungan 5,6,7 dan 8: seperti hitungan 1,2,3 dan 4 gerakan sebaliknya, lakukan berulang-ulang irama 2/4, 4/4

7. Sikap Permulaan Tegak Anjur Kaki Kiri, Kedua Lengan ke Samping Kanan dengan Memegang Tongkat
Hitungan 1 : ayunkan kedua lengan ke kiri.
Hitungan 2 : ayunkan kembali ke kanan.
Hitungan 3 : ayunkan kembali ke kiri.
Hitungan 4 : meliukkan badan ke kanan, kedua tangan di atas.
Hitungan 5,6,7 dan 8: seperti hitungan 1,2,3,4 gerakan sebaliknya.
Lakukan berulang-ulang.

C. Kombinasi Pola Gerak untuk Menciptakan Gerak Berirama Beregu
1. Kombinasi Pola Gerak 1
Senam irama dilakukan dengan mengikuti irama ketukan, nyanyian, dan musik dengan berbagai variasi ayunan tangan dan langkah.
Contoh gerakannya sebagai berikut:
a. sikap permulaan: berdiri tegak, hitungan 1 dan 2 berjalan ke depan, langkah pendek.
b. Hitungan 3 : langkah panjang
c. Hitungan 4 : ayun kedua tangan ke atas
d. Hitungan 5 : ayun kedua tangan ke kiri
e. Hitungan 6 : ayun kedua tangan ke kanan
f. Hitungan 7 : ayun kedua tangan ke atas
g. Hitungan 8 : kembali sikap semula
Ulangi gerakan ini beberapa kali!

2. Kombinasi Pola Gerak 2
a. Sikap awal berdiri tegak
b. Gerakan tangan diayunkan ke samping kiri dan kanan setinggi pinggul dengan kaki jalan di tempat.
c. Tangan diangkat (diayun) ke atas ke arah samping kiri dan kanan.
Kaki bergerak disesuaikan dengan arah tangan. Tangan diayunkan ke arah kiri atas, maka kaki kanan melompat kea rah kiri, dan sebaliknya. Latihan ini dapat dilakukan dengan berbagai variasi gerakan yang sesuai dengan irama lagunya.
Misalnya, menggunakan iringan lagu “Jali-Jali”

3. Kombinasi Pola Gerak 3 (Senam Irama dengan Bentuk Barisan yang Bergerak)
Senam irama dilakukan dengan membentuk 2 barisan di lapangan. Tiap barisan membentuk sebuah lingkaran.
Senam dilaksanakan dengan irama lagu “Lihat Kebunku”. Gerakannya adalah:
a. Berdiri dengan tangan di pinggang, ketika lagu jatuh pada tekanan pertama, berjalan sambil melompat.
b. Pada tekanan kedua, membalik berhadapan dalam lingkaran saling berpeganagn tanagn dan diayun dari belakang ke depan.
c. Pada tekanan ketiga, berjalan menyamping kanan, kaki kiri melangkah ke samping kanan di belakang kaki kanan.
Gerakan ini untuk melatih:
1. Keterampilan gerak
2. Cara menyesuaikan gerak dan lagu

4. Kombinasi Pola Gerak 4 (Gerakan Tangan Dibarengi atau Disesuaikan dengan Sebuah Lagu: Burung Kakak Tua/Naik-Naik ke Puncak Gunung)
Dapat dilakukan dengan ketukan dan hitungan, misalnya 2 x 8 hitungan pertama, dapat dibagi 4 ketukan untuk gerakan tangan kiri, 4 hitungan untuk gerakan tangan kanan. Selanjutnya untuk 2 x 8 hitungan kedua dapat dibagi 4 ketukan untuk langkah kaki kiri dan 4 ketukan untuk kaki kanan. Pada gerakan 2 x 8 hitungan kedua, kedua lengan di pinggang.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.